Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berupaya untuk mempercepat pertumbuhan industri game di Indonesia. Melalui regulasi yang baru, diharapkan ekosistem game lokal dapat berkembang dengan lebih kuat dan terstruktur.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menciptakan kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan keterlibatan pemerintah daerah, diharapkan pertumbuhan industri ini tidak hanya terpusat di satu wilayah saja.
Mendorong Pertumbuhan Industri Game Melalui Dukungan Pemerintah Daerah
Pengembangan industri game menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ini.
Riefky menjelaskan bahwa regulasi baru ini memberikan peluang bagi daerah untuk berperan aktif. Dengan adanya peraturan ini, para pengembang game tidak hanya bergantung pada asosiasi di tingkat pusat.
Kami ingin memastikan bahwa setiap daerah memiliki kesempatan untuk menggali potensi lokal. Hal ini penting untuk meningkatkan kreativitas serta mendukung para penggiat game di wilayah masing-masing.
Strategi Jangka Pendek untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif
Dalam periode 2026–2029, pemerintah akan fokus pada beberapa pilar utama untuk mendukung industri game. Ini termasuk pembiayaan, pemasaran, pelatihan, dan investasi.
Pembiayaan diharapkan dapat mempermudah akses modal bagi pelaku usaha di bidang game. Dengan demikian, pengembang game akan lebih mudah mendapatkan dana untuk proyek mereka.
Pemasaran juga menjadi aspek penting, dengan upaya untuk membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk game. Hal ini akan membantu produk game lokal dikenal lebih baik di pasar nasional maupun internasional.
Peningkatan Kapasitas dan Keahlian Talenta Lokal
Pelatihan menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas dan keahlian para talenta lokal. Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Dengan pelatihan yang baik, diharapkan para pengembang game dapat menghasilkan karya yang lebih berkualitas. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan daya saing game Indonesia di pasar global.
Selain itu, investasi juga menjadi fokus utama dalam mendukung keberlanjutan bisnis game. Strategi menarik modal akan mempermudah para pelaku industri untuk berinovasi dan berkembang.
